Aksi Ronaldo Picu Kemarahan Pejabat Arab Saudi
2026-02-05 16:14:55 By Anthem
Sikap Cristiano Ronaldo yang menolak tampil bersama Al Nassr membuat sejumlah petinggi Arab Saudi merasa geram. Mereka mendesak sang megabintang untuk kembali merumput.
Cristiano Ronaldo memilih absen pada pertandingan terakhir Al Nassr melawan Al Riyadh, Senin (2/2). Meski tanpa CR7, Al Nassr tetap berhasil meraih kemenangan tipis 1-0.
Keputusan Ronaldo tersebut dipicu kekecewaannya terhadap aktivitas Al Nassr di bursa transfer Januari 2026. Klub-klub lain yang juga berada di bawah naungan PIF seperti Al Ittihad, Al Hilal, dan Al Ahli terlihat agresif mendatangkan pemain baru. Sementara itu, Al Nassr hanya merekrut satu nama, yakni Haydeer Abdulkareem, gelandang muda asal Irak.
Situasi ini makin diperparah dengan langkah Al Hilal yang sukses memboyong Karim Benzema dari Al Ittihad. Saat ini, Al Hilal memimpin klasemen Saudi Pro League dengan keunggulan satu poin atas Al Nassr.
Berdasarkan laporan sejumlah media Timur Tengah, Ronaldo kini sudah kembali bergabung dengan tim dan mengikuti sesi latihan. Dalam waktu dekat, Al Nassr dijadwalkan menghadapi Al Ittihad pada 7 Februari.
Meski demikian, belum ada kejelasan apakah Ronaldo akan diturunkan di laga tersebut. Hubungan sang pemain dengan klub disebut masih belum sepenuhnya membaik.
Dikabarkan, aksi mogok bermain Ronaldo menuai ketidaksenangan dari para pejabat Arab Saudi. Mereka berharap Ronaldo segera kembali bermain.
Pasalnya, Ronaldo menerima bayaran fantastis mencapai Rp 3 triliun per tahun, belum termasuk berbagai fasilitas mewah lain seperti jet pribadi dan hunian supermewah.
Kontrak Ronaldo bersama Al Nassr juga masih berlaku hingga musim panas 2027. Di luar lapangan, ia pun telah dipercaya menjadi duta merek pariwisata dan kebudayaan Arab Saudi.
Spekulasi pun terus bermunculan. Isu terbaru menyebutkan Ronaldo berpotensi meninggalkan Al Nassr setelah Piala Dunia 2026. Namun, kabar tersebut masih sebatas rumor.
Sedang Tayang
🔥 Populer