Hasil Persebaya vs Bhayangkara FC: Tim Tamu Sukses Akhiri Catatan Unbeaten 13 Laga Bajul Ijo di BRI Super League

2026-02-14 23:18:42 By Ziga

Laju gemilang 13 laga tanpa kekalahan milik Persebaya Surabaya akhirnya terputus. Tampil di kandang sendiri, Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (14/2/2026) malam WIB, Bajul Ijo harus mengakui keunggulan Bhayangkara FC dengan skor 1-2 pada pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026.

Dua gol tim tamu yang dicetak Bernard Doumbia dan Mousa Sidibe di babak pertama menjadi pembeda. Persebaya hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol Mihailo Perovic selepas turun minum.

 

Hasil ini membuat Persebaya tertahan di posisi kelima klasemen sementara dengan raihan 35 poin. Di sisi lain, Bhayangkara Presisi Lampung sukses mengamankan tiga angka krusial yang mengerek posisi mereka ke peringkat kedelapan.

Laga yang dipimpin wasit Jepang, Yudai Yamamoto, digelar di tengah hujan yang turun sejak sepak mula. Permukaan lapangan yang licin tidak mengurangi tempo permainan, dengan kedua tim tetap mempertahankan intensitas tinggi dan permainan menyerang.

Persebaya mencoba langsung mengambil kontrol pertandingan sejak menit awal. Namun ancaman pertama justru datang dari Bhayangkara melalui tendangan melengkung Moussa Sidibe dari sudut sempit pada menit ketujuh. Beruntung bagi tuan rumah, Andhika tampil sigap mengamankan bola.

Pada 10 menit pertama, pertarungan sengit tersaji di sektor tengah. Bhayangkara lebih unggul dalam penguasaan bola, sedangkan Persebaya memilih bertahan lebih rapat sembari menanti peluang untuk melancarkan serangan balik cepat.

Memasuki menit ke-20, Persebaya belum mampu menciptakan peluang emas. Sepakan jarak jauh Tony masih terhalang pemain lawan, sementara tendangan voli Risto melambung di atas mistar gawang.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-26. Berawal dari eksekusi bola mati Sidibe, Bernard Henri Cedric memenangi duel udara dan menanduk bola masuk ke gawang. Bhayangkara pun memimpin 1-0.

Selepas gol tersebut, tensi pertandingan meningkat. Pelanggaran keras Nehar Sadiki terhadap Perovic pada menit ke-30 berujung kartu kuning. Gesekan antar pemain pun beberapa kali terjadi, membuat atmosfer laga semakin memanas.

 

Alih-alih mampu menyamakan kedudukan, Persebaya kembali kebobolan menjelang turun minum. Sidibe mencetak gol keduanya di penghujung babak pertama, membawa Bhayangkara menutup paruh pertama dengan keunggulan 2-0.

Memasuki babak kedua, Persebaya meningkatkan tempo permainan secara signifikan. Tekanan demi tekanan dilancarkan untuk memangkas defisit gol.

Kesempatan emas datang pada menit ke-54 lewat aksi Gali Freitas. Menyambar bola rebound hasil sepakan Milos, ia melepaskan tembakan jarak dekat. Namun, Aqil Savik tampil gemilang dengan refleks cepatnya menggagalkan peluang tersebut.

Empat menit kemudian, peluang bertubi-tubi dari Milos dan Bruno juga belum mampu mengubah keadaan. Lini belakang Bhayangkara tampil rapat dan terorganisasi, menutup setiap celah yang tercipta.

Gol yang ditunggu akhirnya lahir pada menit ke-63. Kerja sama rapi antara Gali dan Jefferson membuka ruang tembak bagi Perovic yang dengan tenang mengarahkan bola ke sudut gawang. Skor berubah menjadi 1-2 dan semangat publik GBT kembali menyala.

Persebaya tak mengendurkan serangan. Pada menit ke-78, Milos kembali mengancam lewat sepakan keras mendatar, tetapi masih bisa dihalau barisan pertahanan lawan.

 

Memasuki menit ke-85, Leo Lelis diturunkan untuk menambah daya dobrak dan diposisikan sebagai penyerang tambahan. Meski tekanan terus digencarkan hingga peluit akhir berbunyi, skor 1-2 tetap tak berubah.

EMASPUTIHTOTO