Inter Milan akan menjamu rival abadinya, Juventus, dalam lanjutan Serie A di Stadio Giuseppe Meazza, Minggu (15/2/2026) dini hari WIB. Meski sarat gengsi, bek Nerazzurri Alessandro Bastoni menegaskan timnya tak boleh terjebak dalam ambisi berlebihan untuk menumbangkan Si Nyonya Tua.
Di klasemen sementara, Inter masih kokoh di puncak dengan 58 poin, unggul 12 angka atas Juventus yang berada di posisi keempat. Namun status Derby d’Italia selalu menghadirkan tensi berbeda, terlepas dari jarak poin di tabel.
Inter masih menyimpan luka setelah kalah 3-4 pada pertemuan pertama musim ini. Meski demikian, Bastoni mengingatkan bahwa dorongan untuk membalas kekalahan tidak boleh berubah menjadi obsesi yang justru merugikan tim.
“Tentu kami merasa ini momen yang tepat, tapi itu tak boleh menjadi obsesi karena bisa berdampak kontraproduktif,” ujar Bastoni kepada Sky Sport Italia.
Ia menekankan pentingnya menjaga kepala tetap dingin. Menurutnya, laga ini tetaplah pertandingan sepak bola yang harus dijalani dengan ketenangan dan fokus, bukan dengan emosi berlebihan.
“Kami harus ingat ini hanya pertandingan. Tetap tenang, menghadapinya seperti laga biasa, sambil memberi sedikit lebih untuk mengalahkan rival langsung,” lanjutnya.
Meski begitu, Bastoni tak menampik arti besar duel Inter kontra Juventus bagi sepak bola Italia. Ia menyadari atmosfer dan tekanan yang menyertai Derby d’Italia, namun kembali menegaskan bahwa kunci utama adalah konsentrasi penuh sepanjang 90 menit.
“Kami tahu betapa pentingnya Inter-Juventus bagi dunia sepak bola. Tapi sekali lagi, jangan sampai menjadi obsesi. Kami harus tetap fokus dari awal hingga akhir,” tegasnya.
Bagi Inter, menjaga keseimbangan antara ambisi dan ketenangan bisa menjadi pembeda dalam laga sarat gengsi ini.