Inter vs Juventus: Adu Tajam Dua Lini Serang Paling Ganas

2026-02-13 22:35:38 By Ziga

Derby d’Italia antara Inter Milan kontra Juventus berpeluang menghadirkan pesta gol. Kedua raksasa Serie A tersebut saat ini tercatat sebagai tim dengan produktivitas serangan paling menonjol di Serie A musim ini.

Inter akan menjamu Juventus di Stadion Giuseppe Meazza pada lanjutan liga, Minggu (15/2/2026) dini hari WIB. Di klasemen sementara, Nerazzurri memimpin dengan 58 poin, unggul 12 angka dari Bianconeri yang menempati posisi keempat.

Pada pertemuan pertama musim ini di Turin, Juventus keluar sebagai pemenang lewat skor dramatis 4-3. Kali ini, Inter bertekad membalas kekalahan tersebut, terlebih performa mereka terbilang stabil sejak awal tahun. Tujuh kemenangan dan satu hasil imbang diraih La Beneamata dalam delapan laga liga terakhir.

Produktivitas menjadi senjata utama Inter. Pasukan Lautaro Martinez sudah mengoleksi 57 gol dari 24 pertandingan—terbanyak di antara seluruh kontestan Serie A. Namun Juventus bukan tanpa ancaman. Si Nyonya Tua telah mencetak 41 gol, menjadikannya tim dengan lini depan paling subur kedua setelah Inter.

Data dari Opta semakin menguatkan prediksi laga terbuka. Inter dan Juventus tercatat sebagai dua tim yang paling sering menyentuh bola di area penalti lawan (masing-masing 837 dan 784 kali) serta paling banyak melepaskan tembakan tepat sasaran (151 dan 146).

Mantan striker Serie A, Mirko Antenucci, menilai kedua tim memiliki pendekatan berbeda. Menurutnya, Inter kini tampil dengan daya gedor yang lebih solid dan variatif dibanding musim-musim sebelumnya.

“Inter punya lini serang yang lebih komplet dan tajam. Tapi baru satu pemain yang mencapai dua digit gol hingga pertengahan Februari, itu statistik yang patut dicermati,” ujarnya.

Sementara itu, ia melihat Juventus berkembang menjadi tim yang lebih padu. Peran Kenan Yildiz dan Weston McKennie disebut krusial dalam membangun serangan.

“Juventus mencetak gol lewat kolektivitas tim. Yildiz dan McKennie sangat efektif dalam membantu fase ofensif. Ini Juve yang lebih solid dan kompak dibanding pertemuan pertama,” katanya kepada Radio TMW.

Dengan statistik impresif dan motivasi besar dari kedua kubu, Derby d’Italia kali ini bukan sekadar soal gengsi—melainkan juga pertarungan dua mesin gol paling mematikan di Italia.

 
EMASPUTIHTOTO