Juventus Dinilai Kehilangan Sentuhan Pemilik, Tardelli Lontarkan Kritik Tajam

2026-02-10 01:38:53 By Ziga

Juventus disebut sedang mengalami krisis kepemimpinan di level pemilik. Penilaian tersebut datang dari legenda klub, Marco Tardelli, yang menilai Bianconeri kini tak lagi dipimpin figur yang benar-benar mencintai klub.

Tardelli merupakan bagian penting Juventus pada periode 1975 hingga 1985. Selama satu dekade membela Si Nyonya Tua, ia mencatatkan 375 penampilan dan menyumbang 52 gol di berbagai kompetisi.

Kritik keras itu disampaikan Tardelli saat menghadiri pemutaran perdana film dokumenter Juventus, Primo Amore, yang mengisahkan masa kejayaan klub Turin pada rentang 1975–1985. Dalam kesempatan tersebut, ia secara terbuka menyinggung peran pemilik Juventus saat ini, John Elkann.

“Yang kurang dari Juventus sekarang adalah sosok yang benar-benar mencintai klub,” ujar Tardelli kepada La Gazzetta dello Sport.

Ia lalu membandingkan situasi saat ini dengan era Gianni Agnelli, mantan presiden legendaris Juventus yang dikenal dengan julukan The Avvocato.

“Gianni Agnelli tidak menjadikan Juventus sekadar bisnis. Ia menikmati kebersamaan dengan para pemain. Sekarang, para pemilik terlihat kurang memberi perhatian,” lanjutnya.

Tardelli juga menyebut nama Andrea Agnelli, keponakan Gianni, sebagai figur yang masih meninggalkan kesan positif. Menurutnya, Andrea memiliki kedekatan langsung dengan tim.

“Saya memang tidak terlalu dekat dengannya, tetapi saya merindukan Andrea Agnelli. Dia sering hadir di lapangan dan bisa diajak berdiskusi,” ungkap Tardelli.

Saat ini, John Elkann menjadi salah satu figur sentral di Juventus dan masih berada dalam lingkaran keluarga besar Agnelli. Namun, latar belakangnya yang kuat dengan Prancis turut memengaruhi arah manajemen klub.

Elkann membawa sejumlah tokoh asal Prancis ke jajaran direksi, termasuk Damien Comolli dan François Modesto. Keputusan tersebut dinilai Tardelli sebagai langkah yang menjauhkan Juventus dari identitasnya sendiri.

“Kini orang-orang Prancis datang dan meski telah membuat kekacauan, mereka tetap bertahan. Saya berharap Juventus bisa menemukan pemilik baru,” ucap Tardelli dengan nada tegas.

Pernyataan ini menegaskan kekecewaan mendalam sang legenda terhadap arah klub yang menurutnya telah kehilangan rasa memiliki dan ikatan emosional yang dulu menjadi fondasi kejayaan Juventus.

EMASPUTIHTOTO