MU Langsung Moncer bersama Carrick, Pertanda Amorim Tak Maksimalkan Potensi?

2026-02-20 19:08:30 By Ziga

Manchester United menunjukkan peningkatan performa yang signifikan sejak ditangani Michael Carrick. Kebangkitan cepat itu pun memunculkan pertanyaan: apakah Setan Merah sebelumnya belum mencapai level optimal ketika masih dilatih Ruben Amorim?

Di bawah arahan Carrick, MU langsung melesat. Dari lima laga yang telah dijalani, empat sukses disapu bersih dengan kemenangan dan satu lainnya berakhir imbang. Tren positif ini menjadi sinyal perubahan nyata, baik dari segi hasil maupun performa di atas lapangan.

Empat kemenangan tersebut bahkan diraih atas lawan-lawan tangguh seperti Manchester City, Arsenal, dan Tottenham Hotspur. Keberhasilan menundukkan tim-tim papan atas itu mendongkrak moral skuad secara drastis setelah melewati periode yang kurang meyakinkan pada era Amorim.

Kini MU menempati posisi keempat klasemen Premier League dengan koleksi 45 poin dari 26 pertandingan. Peluang untuk kembali tampil di UEFA Champions League musim depan pun semakin terbuka.

Lonjakan performa ini memantik perdebatan mengenai capaian di periode sebelumnya. Dengan komposisi pemain yang relatif sama, perbedaan hasil terasa kontras. Publik pun bertanya-tanya apakah potensi besar skuad ini sebelumnya belum tergarap maksimal.

Menanggapi isu tersebut, Carrick memilih meredam spekulasi. Dalam wawancara yang dikutip BBC, ia menegaskan bahwa fokusnya bukan pada membandingkan masa lalu, melainkan memaksimalkan potensi yang ada saat ini.

“Ini bukan soal apakah tim mencapai atau gagal mencapai sesuatu. Saat saya datang, yang terpenting adalah melihat apa yang ada di depan kami. Saya tahu ini kelompok pemain yang sangat berbakat dan punya potensi besar,” ujar Carrick.

Ia juga menyoroti sempitnya waktu persiapan jelang laga perdananya, dengan hanya tiga hari untuk menyiapkan tim sebelum menghadapi Manchester City. Situasi itu memaksanya bekerja cepat dalam membenahi berbagai aspek permainan.

“Fokus saya adalah apa yang bisa kami lakukan untuk memperbaiki keadaan. Waktunya sangat terbatas dan banyak yang harus disiapkan dalam waktu singkat,” tambahnya.

 

Terlepas dari perbandingan dua era tersebut, satu hal yang jelas: Manchester United kini tampil dengan kepercayaan diri dan intensitas baru. Apakah ini bukti kegagalan masa lalu atau sekadar momentum yang tepat, kebangkitan MU bersama Carrick menjadi cerita yang tak bisa diabaikan.

EMASPUTIHTOTO