Paolo Di Canio Murka, Tiga Klub Italia Hancur di Liga Champions

2026-02-20 02:27:35 By Anthem

Tiga klub Italia mengalami kekalahan telak pada leg pertama play-off 16 besar Liga Champions UEFA musim ini, memicu kemarahan legenda sepakbola Paolo Di Canio.

 

Juventus dibantai Galatasaray 2-5, Inter Milan kalah 1-3 dari Bodo/Glimt, sementara Atalanta ditaklukkan Borussia Dortmund 0-2. Kondisi ini membuat peluang klub-klub Italia di turnamen semakin suram, setelah Napoli lebih dulu tersingkir di fase grup.

 

Melihat penampilan buruk wakil-wakil Italia, Di Canio meluapkan kekecewaannya. Ia menyinggung performa Napoli dan Inter Milan secara khusus.

 

"Jangan bandingkan dengan Premier League, mereka berada di level berbeda. Persepsi kita terhadap sepakbola Italia seolah fenomenal, tetapi kita kalah tandang dari PSV dan kebobolan enam gol," ujar Di Canio dalam program Sky Sport Italia melalui TMW.

 

"Musim ini, banyak yang mengira Napoli bakal melaju jauh di Liga Champions, tapi mereka malah kebobolan enam gol dari tim (PSV) yang hanya meraih tiga poin dari mereka, ditambah lima gol dalam tujuh pertandingan lainnya. Inter juga kebobolan lima gol di Final Liga Champions lawan PSG, bahkan bisa saja menjadi sepuluh gol," tambahnya.

 

Di Canio pun merasa geram saat pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, membandingkan Donyell Malen dengan Gianluca Vialli. Menurutnya, Malen tak pantas dibandingkan Vialli karena di Aston Villa saja ia bukan pemain inti.

 

"Dia berusia 27 tahun dan jarang diperhatikan. Di Aston Villa, ia hanya menjadi cadangan bagi Rodgers dan Watkins yang lebih kuat," jelas Di Canio.

 

"Dia datang ke sini dan mencetak lima gol dalam lima pertandingan, dan kita malah menyeret Vialli ke dalam hal ini? Semoga kakakku tersayang tenang di surga, maaf mereka menyebut namamu," tegasnya.

EMASPUTIHTOTO