Roma Bersiap Lepas Dybala dan Pellegrini, Masalah Finansial Jadi Pangkalnya
2026-02-06 03:05:30 By Ziga
AS Roma tengah menghadapi keputusan besar yang berpotensi mengubah wajah tim. Klub ibu kota Italia itu mengisyaratkan kesiapan untuk berpisah dengan dua bintang utamanya, Paulo Dybala dan Lorenzo Pellegrini. Faktor finansial menjadi alasan utama di balik wacana perpisahan tersebut.
Baik Dybala maupun Pellegrini saat ini memasuki fase akhir masa kontrak mereka bersama Giallorossi. Kesepakatan kedua pemain akan berakhir pada Juni 2026, dan hingga kini belum ada kepastian mengenai perpanjangan kontrak. Situasi ini membuat masa depan dua pilar tim Roma tersebut berada dalam tanda tanya besar.
Penasihat senior klub, Claudio Ranieri, secara terbuka mengakui bahwa Roma tengah berupaya melakukan efisiensi besar-besaran, khususnya dalam struktur gaji pemain. Dalam konteks ini, Dybala dan Pellegrini—yang termasuk dalam daftar pemain dengan bayaran tertinggi—menjadi sorotan utama.
Dybala tercatat sebagai pemain dengan gaji terbesar di skuad Roma. Penyerang asal Argentina itu menerima pendapatan kotor mencapai 14,8 juta euro per tahun. Sementara itu, Pellegrini yang juga berstatus kapten tim, memperoleh bayaran sekitar 7,4 juta euro per musim. Angka-angka tersebut dinilai terlalu membebani neraca keuangan klub di tengah tekanan regulasi finansial.
Ranieri menegaskan bahwa langkah ini bukan semata-mata karena Roma tak lagi menginginkan jasa kedua pemain tersebut. Namun, kondisi finansial klub dan aturan Financial Fair Play (FFP) membuat manajemen harus bersikap realistis.
“Demi kelangsungan hidup klub, kami harus menurunkan total pengeluaran gaji. Jika tidak, kami tidak akan mampu bertahan,” ujar Ranieri.
Ia menambahkan bahwa pembicaraan dengan Dybala dan Pellegrini masih terus berjalan. Roma masih membuka peluang untuk mempertahankan keduanya, asalkan tercapai kesepakatan yang sesuai dengan kemampuan finansial klub.
“Bukan berarti klub tidak ingin mempertahankan mereka. Tetapi kami harus menyesuaikan diri dengan aturan Financial Fair Play. Berdasarkan kontribusi mereka di lapangan, pandangan pelatih, serta tuntutan dari para pemain itu sendiri, jika kami bisa menemukan titik temu, tentu itu akan menjadi solusi terbaik,” lanjutnya.
Namun, Ranieri juga tak menutup kemungkinan perpisahan terjadi jika kesepakatan gagal dicapai. “Jika tidak, kami akan berjabat tangan dan berpisah dengan cara yang baik,” tutup mantan pelatih Roma tersebut, seperti dikutip dari Football Italia.
Situasi ini menempatkan Roma di persimpangan jalan antara menjaga stabilitas finansial dan mempertahankan kekuatan skuad. Keputusan yang akan diambil dalam beberapa bulan ke depan bukan hanya menentukan masa depan Dybala dan Pellegrini, tetapi juga arah kebijakan Roma dalam membangun tim yang kompetitif tanpa mengorbankan kesehatan keuangan klub.
Sedang Tayang
🔥 Populer