Upaya Sistematis Barcelona untuk Mengembalikan Magis Pedri
2026-02-19 18:23:43 By Ziga
Barcelona mulai mengatur strategi yang lebih sistematis untuk mengembalikan Pedri ke performa puncaknya setelah sang gelandang menepi hampir sebulan akibat cedera hamstring. Kehilangan pemain berusia 23 tahun itu terbukti meninggalkan celah besar di lini tengah, terutama dalam dua pertandingan terakhir yang berujung hasil mengecewakan.
Tanpa Pedri sebagai motor permainan, Barcelona terlihat rapuh. Kekalahan telak 0-4 dari Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Copa del Rey menjadi alarm keras bagi tim Catalan. Situasi tak banyak membaik ketika mereka kembali tumbang 1-2 dari Girona di ajang La Liga. Dua hasil tersebut seolah menegaskan betapa vitalnya peran Pedri sebagai pengatur tempo sekaligus kreator peluang.
Menyadari urgensi tersebut, pelatih Hansi Flick bersama stafnya menyusun program pemulihan yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek fisik, tetapi juga kesiapan mental sang pemain. Flick bahkan tetap memberikan waktu rehat kepada skuad usai laga kontra Girona guna meredakan tekanan. Namun di tengah jeda itu, Pedri memilih jalur berbeda—ia menjalani sesi latihan individu demi mempercepat proses comeback.
Gelandang internasional Spanyol tersebut mengikuti setiap instruksi tim medis dengan disiplin tinggi. Pendekatan kali ini dirancang lebih hati-hati dibanding fase pemulihan sebelumnya. Selain memperkuat kondisi otot yang terdampak cedera, staf pelatih juga memantau respons tubuhnya secara detail untuk meminimalkan risiko kambuh. Sikap Pedri yang lebih positif dan stabil menjadi sinyal menggembirakan dalam tahapan ini.
Target jangka pendek telah dipasang. Pedri diproyeksikan tampil selama 15 hingga 20 menit saat Barcelona menghadapi Levante di La Liga akhir pekan ini. Durasi tersebut memang terbilang singkat, namun menjadi langkah awal penting untuk mengembalikan sentuhan kompetitifnya setelah absen cukup lama.
Selepas laga itu, Barcelona akan menikmati jeda tanpa pertandingan selama sepekan. Waktu ini akan dimaksimalkan untuk meningkatkan kebugaran Pedri melalui program latihan bertahap namun intensif. Fokusnya bukan sekadar memulihkan kondisi, melainkan memastikan ia siap menghadapi tekanan pertandingan berintensitas tinggi.
Tahap berikutnya dijadwalkan saat menghadapi Villarreal. Dalam rencana tim pelatih, Pedri diharapkan mampu bermain setidaknya selama satu babak penuh. Laga tersebut akan menjadi tolok ukur utama: apakah ia benar-benar siap kembali memegang peran sentral di lini tengah.
Apabila seluruh proses berjalan sesuai rencana tanpa hambatan, Pedri ditargetkan tampil pada leg kedua semifinal Copa del Rey melawan Atletico Madrid di Camp Nou, 3 Maret mendatang. Pertandingan tersebut bukan sekadar duel penentu tiket final, melainkan juga momen krusial dalam perjalanan kebangkitan sang gelandang.
Barcelona jelas membutuhkan kreativitas, visi, dan kontrol permainan khas Pedri untuk membalikkan agregat yang tertinggal. Flick berharap versi terbaik pemain andalannya itu dapat hadir tepat ketika tim berada di titik paling genting musim ini—karena dalam situasi seperti inilah, kualitas sejati seorang maestro lini tengah benar-benar diuji.
Sedang Tayang
🔥 Populer