Vinicius Kembali Jadi Target, Isu Rasisme Belum Usai

2026-02-18 19:55:43 By Ziga

Vinicius Junior lagi-lagi menjadi korban tindakan rasis. Winger Real Madrid itu disebut telah bertahun-tahun menghadapi perlakuan serupa selama berkarier di Spanyol.

Insiden terbaru terjadi saat Madrid menang 1-0 atas SL Benfica di Estadio da Luz, Lisbon, Rabu (18/2/2026) dini hari WIB. Gol tunggal yang dicetak Vinicius memastikan kemenangan Los Blancos, namun momen selebrasinya di sudut lapangan justru ternoda lemparan botol dari arah tribun.

Tak berhenti di situ, Vinicius juga mengaku menerima hinaan rasial di atas lapangan. Ia menuding pemain Benfica, Gianluca Prestianni, melontarkan ejekan bernada rasis dengan menyebutnya “monyet”. Meski Prestianni terlihat menutup mulutnya, Vinicius bersikeras bahwa ujaran tersebut memang ditujukan kepadanya.

Wasit sempat menghentikan pertandingan untuk meredakan situasi. Vinicius terlihat emosi, tetapi akhirnya memilih melanjutkan laga hingga tuntas.

Mantan gelandang Madrid, Clarence Seedorf, menilai insiden ini bukan kejadian pertama. Ia menegaskan bahwa Vinicius sudah terlalu lama menjadi sasaran perundungan rasial.

Dalam wawancara dengan Amazon Prime, Seedorf menyatakan bahwa fakta mengenai perlakuan rasis terhadap Vinicius di Spanyol tak bisa lagi diabaikan. Ia menekankan satu pesan tegas: sepak bola tidak memberi ruang sedikit pun bagi rasisme.

 

Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa perjuangan melawan diskriminasi di dunia sepak bola masih jauh dari selesai. Vinicius mungkin mencetak gol kemenangan, tetapi sorotan utama justru tertuju pada persoalan yang lebih besar dari sekadar hasil pertandingan.

EMASPUTIHTOTO